BREAKING NEWS

Aniaya Isteri Yang Sedang Mengandung, Pria Di Muna Ini Dibekuk Polisi - Polres Muna
BERITA SEBELUMNYA

Jalin Keakraban, BKTM Masuk Pasar

BERITA BERIKUTNYA

Si Jago Merah Kembali Selimuti Rumah Salah Seorang Warga Di Mubar

Aniaya Isteri Yang Sedang Mengandung, Pria Di Muna Ini Dibekuk Polisi

admin 14 September 2018 0 komentar

Tribratanewspolresmuna - Begitu gencarnya sosialisasi hukum dari Kepolisian dan Lembaga-lembaga terkait tentang kekerasa dalam rumah tangga, semakin seringnya pula terjadi kekerasan, seperti apa yang dialami Tika 22 tahun, asal bungku kabupaten Morowali, seorang wanita yang tidak memeliki keluarga di Muna, ikut dengan suami ke Muna, justru mendapatkan perlakuan yang tidak.manusiawi.

Kejadian berawal sekitar enam hari yang lalu, korban yang berdomosili di Morowali diajak.oleh suaminya ke Raha, karena selama ini, suaminya Ramsudin 30 tahun, yang bekerja sebagai karyawan pada salah satu perusahaan tambang, berniat untuk pulang membangung rumahnya di Muna.

Dalam perjalanannya selama di Muna, Korban yang tinggal dirumah mertuanya, Desa La Bone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna, tidak menyangka jika impiannya membangun keutuhan perkawinannya dinodahi dengan keberingasan dan kekejaman suaminya Ramsudin selama dia di Muna.

Menurut saksi, yang kini namanya sudah dikantongi oleh pihak kepolisian, bahwa diawali dari korban yang berniat baik dengan mertua, membuatkan segelas air teh, namun sampai sore hari, segelas air tersebut itu tidak di sentuh sentuh oleh mertuanya.

Karena teh tersebut sudah dingin, Korban kembali merebus air untuk membuatkan mertuanya teh yang ke dua kalinya, tapi ternyata air yang direbusnya itu, kembali ditumpah oleh mertuanya, namun korban menganggap itu biasa.

Dan ketika mertuanya mengambil daun kelor lalu meletakannya di meja, korban segerah mengambilnya lalu mengerjakan kelor tersebut, untuk dijadikan sayur, lalu kemudian memasaknya.

Entah fikiran apa juga yang merasuki mertua korban, daun kelor yang sudah jadi sayur, kembali akan ditumpah oleh mertua korban dan mengatakan sayurmu tidak enak, disitulah awal dari segalanya.

Pada hari senin, 12/09, sekitar pukul 17.00, Tika terlihat oleh masyarakat sekitarnya, disiksa oleh suaminya, selain rambutnya dijambak, wajah dan rahang Tika bahkan dipukul dengan tinju perkasanya Ramsudi.

Bukan itu saja, leher dan perut Tika diijak dan diduki oleh suaminya, lalu kakinya diarahkan ke leher Tika, lalu diputar, kemudian perunya injak dan ditekan sambil diputar memakai kaki oleh suaminya.

Karena tidak ada yang bersedia merelai keributan tersebut, kendatipun kejadian itu disaksikan banyak orang dan tepat disamping rumah kepala Desa Labone, bahkan disaksikan pula oleh istrinya kepala desa, dan mertua korban, justru membiarkan kejadian dipelupuk matanya, ironisnya, justru menghujani Tika dengan kata-kata jelek, Ungkap saksi mata dalam rekamannya.

Kejadian itu berlangsung cukup lama, mulai dari lantai dua rumah milik orang tua Ramsudi, sampai depan halaman rumah, dan ketika ada kesempatan Tika berlari minta tolong pada tetangganya.

Setelah beberapa menit kemudian, Ramsudi mendatangi Tika, lalu menyeret Tika dari dalam rumah, kemudian memukulnya sehingga Tika kembali terjatuh, lalu kemudian diseret di depan pintu, dan saat itulah, kembali Ramsudi menginjak injak kandungan Tika samapai akhirnya mengeluarkan darah pada kemaluaannya.

Ramsudi sebagai suami Tika, sudah tidak mendengarkan lagi nasehat orang disekitarnya, saat disampaikan agar jangan menyiksa istrimu.

Pemilik rumah yang sejak tadi ingin membawa Tika ke Rumah Sakit, karena kondisinya sangat memperihatinkan, menjadi terhalang dengan kehadiran suaminya yang setiap saat mendatangi Tika.

Sekitar pukul 23.00, saat keadaan sepih, pemilik rumah dimana Tika meminta perlindungan, melarikan Tika ke RSUD Raha, dan selanjutnya sekitar pukul 02.30, melaporkan hal tersebut ke Polres Muna.

Setelah menerima laporan, kesigapan jajaran Polres Muna dari unit jatanras yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Muna, hanya dengan waktu kurang dari empat jam, berhasil menangkap suami korban.

Kapolres Muna ” AKBP. Agung Ramos Paritongan Sinaga, S.Sos.SH.M.Si, melalui Kasat Reskrim Polres Muna, “IPTU. Fitriyadi, S.Sos.SH., Membenarkan adanya kejadian tersebut, dan kini tersangkanya sudah diamankan di rutan Mako Polres Muna.guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tentang sangkaan pasal yang diterapkan adalah Pasal 44 ayat 2 sub 44 ayat ( 2 ), Subs Pasal 44 Ayat ( 1 ) tentang KDRT UU.RI Nomor 23 tahun 2004, lebih subsuder lagi, Pasal 351 Ayat ( 1 ) KUHP, dengan ancaman 10 tahun penjara.


KATEGORI :

KOMENTAR

BERLANGGANAN

Jadilah orang pertama yang mengetahui update berita dari kami via email anda.

STAY IN TOUCH!

BERITA TERBARU

Cegah Tindak Kejahatan, Sat Sabhara Laksanakan Patroli Dialogis Perbankan
Bhabinkamtibmas Polsek Kulisusu Pantau Pembangunan Talud Masjid
Ciptakan Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Laksanakan Sambang Ke Rumah Warga Binaa...

Kepolisian Resor Muna

Jl. Baypass No. 1 Raha Prov. Sulawesi Tenggara

(0403) 2521110

polresmuna01@gmail.com

Polres Muna © Copyright 2017, All Rights Reserved Design and development by: Al Amin Dawa